Memang Sebegitunya Aku

Sumber: Bank Mega


 Ini hari ke berapa sejak kita berpisah?

Aku lupa. Aku cuma ingat kenangan dan hal yang sudah kita jalani, nikmati, dan membaginya. Itu tentang cinta, rindu, sayang, dan perhatian hangat.

Aku rindu.

Baik-baik di sana, ya.

```

Ada yang bilang masalah besar kita itu bukan karena besarnya masalah itu. Tapi, karena kita belum siap mengambil keputusan pasti. Kita terlalu takut dengan kejujuran. Kita takut dengan pahitnya kenyataan.

```

Aku ada di batas di mana aku bingung mau gimana.

Aku hanya ingin bergerak. Ingin tahu sampai mana ujungnya. Aku tak ingin berhenti. Biarlah nanti waktu menemukan jalannya.

~~~~

Banyak orang yang kalah karena tak ingin menerima kenyataan. Kamu tahu, aku sedang merasakan itu sekarang.

~~~~

Bagi orang yang memahami hakikat cinta, bersama orang yang ia sayangi, meskipun hidup apa adanya daripada dengan orang yang punya segalanya, rindu di dada itu tak ada.

~~~

 Kamu tak harus bertanya kenapa aku sebegitunya sayang kamu. Yang perlu kamu tahu, bangga saja jadi dirimu sekarang yang layak disayangi.

~~~

Aku selalu belajar dari kamu yang mencintaiku apa adanya. Karena aku, jujur, karena ada maunya. Ada apa di balik cinta itu? Biarkan kita yang tahu dalamannya.

Karena urusan dalaman, hanya orang bersangkutan yang tahu. Bukankah begitu?

~~~

Aku sampai pada kesimpulan: mencintai itu bukan soal apa yang kamu miliki, melainkan apa yang kamu berikan. Sesungguhnya pada apa yang kamu lakukan dan perjuangkan.

~~~

Tingkatan tertinggi sebuah maqam pecinta adalah bersama atau tidak dengan dia, maka ia akan tetap mendoakan yang terbaik. Bersyukur bisa bahagia dengan kenyataan yang ia jalani.

~~~

Pandeglang, 14 Juni 2026   14.31

Posting Komentar

0 Komentar