Menjadi Pribadi Baru


Apa kabar, jiwa? Apa kamu baik-baik saja atau masih seperti hari kemarin? Di mana kecemasan terus menghantuimu. Tiap berdiri di keramaian, ada keringat dingin di telapak tanganmu. Ada getar cemas di dadamu. Ada peluh yang membasahi tubuhmu.

Semoga itu kemarin, sekarang tidak. 

Kamu berusaha menjadi pribadi yang penuh semangat. Cemas itu mungkin masih ada, tapi tidak lagi menjadi penghalang untuk kamu berkembang. Kamu berhak untuk lebih baik lagi dari kemarin.

Kamu berpikir untuk tidak memikirkan omongan orang lain yang bisa membuat kamu patah. Ucapan yang memberi energi putus. Membuatmu lemas dengan langkah tertatih.

Kamu adalah yang sekarang.

Mentari pagi memang masih sama. Cara kamu melihatnya yang membedakannya sekarang. Dulu, pagimu adalah sekumpulan sesal. Pagi yang sering menyudutkanmu dalam keterpurukan.

Ketika pagi tiba, kamu bukannya menggali semangat atau menghatur jadwal harian positif. Kamu menghantui jiwamu dengan pertanyaan-pertanyaan: bagaimana caraku bertemu orang? Gimana kalau orang melihatku aneh? Kenapa orang melihatku aneh dan sebagainya. 

Melelahkan sekali ya menjalani hari dengan penuh cemas. Semoga kamu baik dan makin baik, ya. (**)

Posting Komentar

0 Komentar