Setahun sudah meninggalkan kami dengan sejuta kisah dan cerita, dengan sebuah penerimaan berat tapi pula amat menyesak. Semua nyata seperti embun pagi, menyesak dengan sejumlah tanda-tanda di langit pikiran kami.
Kemarin malam bapak haul, itu tandanya masa bergerak tak peduli kita siap atau tidak. Berlanjut tak peduli seberapa sakit kita menahan perih di dasar jiwa. Tak peduli kita tersemyum penuh ria, ia bergerak sebagaimana gusti Allah menetapkannya.
Sejauh ini kami memang baik-baik saja, tidak dengan Emak, kehilangan bapak seperti hilang separuh jiwanya. Hilang separuh semangatnya. Demikian kondisinya tidak stabil, berobat ialah rutinitas demi sembuh.
0 Komentar
Menyapa Penulis