Pendiam bukan alasan kamu kalah oleh kenyataan. Kalah itu untuk mereka yang tidak punya standar diri. Kamu mungkin tidak cukup percaya diri. Ada banyak potensi di jiwamu yang belum digali. Ada hal yang belum kamu kembangkan.
Kebiasaan buruk saya, kalau lagi baca buku, belum juga beres, terus berpaling ke buku lain. Dua buku itu memang saya baca secara bergilir. Misalnya, buku pertama 50 lembar, terus saya beralih ke buku lain.
Itu juga kalau mood lagi baik. Kalau lagi gak mood, biasanya saya baca satu buku dan atau justru diam saja tak beraktivitas apa-apa. Receh banget ya, menulis hanya korban mood.
Padahal namanya mood beruibah-ubah. Pembaca yang baik harus mengelola hal tersebut. Karena saya bukan orang baik, karena terus terombang-ambing dengan mood.
Mereka yang sudah di level stabil membaca adalah aktivitas rutin. Namanya rutin tidak mengenal mood. Itu seperti kita makan. Semalas apa pun kita makan pasti ada selalu sela waktu kita
0 Komentar
Menyapa Penulis